Berbekal 5 GPS Tim SIBAT dengan didampingi KSR spesialisasi KBBM melakukan pemetaan desa (Kamis, 21/05). Pemetaan yang dimonitoring oleh Delegasi GRC, Emilio juga Staff PMI Cabang Bantul berhasil memetakan sekitar 75% wilayah Desa Tirtohargo. Kegiatan yang berlangsung selama 5 jam ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pelatihan lima hari yang lalu (Minggu, 17/05). Dalam kegiatan yang berlangsung malam hari kemarin telah dibahas mengenai pengenalan GPS. Karena pada malam itu belum dapat dihadirkan GPS maka pada saat pemetaan masih dilakukan latihan pengunaan GPS selama kurang lebih satu jam.
Walaupun latihan mengenai cara mengoprasikan GPS hanya sebentar, Tim SIBAT sudah dapat menggunakan GPS dan melakukan pemetaan yang mencakup tracking dan marking. Komponen yang dipetakan melingkupi batas desa, batas dusun, jalan utama, jalan kampung, fasilitas umum/ BKRK dan pemukiman. Kegiatan yang melibatkan 19 anggota SIBAT dipecah dibagi menjadi 5 tim. Tim pertama memetakan batas desa, tim kedua memetakan batas dusun, sedangkan tim ketiga dan keempat memetakan jalan utama, jalan kampung dan pemukiman sedangkan tim terakhir marking fasilitas umum. Masing-masing tim terdiri atas navigator/ pemimpin, pencatat dan oprasional alat serta 2 orang KSR sebagai pendamping.
Tidak ada kendala yang berarti selama pelaksanaan, walaupun hujan sempat turun. Karena peralatan yang disediakan tahan air maka kegiatan dapat dilaksanakan. Pada saat itu satelit juga mensupport dengan baik meski mendung. Medan berat dan sulit pun tidak menjadi hambatan.
DIarsipkan di bawah: KBBM
Walaupun medan yang berat tetapi kita² tetap semangat…