Tsunami Early Warning Sistem

Selama dua hari mulai tanggal 15 – 16 Juli 2008, PMI Cabang Bantul yang tergabung dalam POKJA Tsunami Early Warning Sistem Kabupaten Bantul, mengikuti pelatihan di Kebumen. Pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama GTZ dengan 3 Kabupaten yang berada di wilayah selatan Jawa. 3 Kabupaten yang mendapat pelatihan dari GTZ ialah Kabupaten Bantul, Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Kebumen, ketiganya merupakan pilot project pengadaan Erly Warning Sistem yang dipasang di wilayah Pantai Selatan.

Dalam Pelatihan ke X ini setiap kabupaten memaparkan hasil pemetaan yang dilakukan di wilayahnya. Dalam pemaparan ini dijelaskan area-area yang rawan terkena dampak Tsunami, area-area yang rawan ini dibagi menjadi dua bagian yaitu area Bahaya dan Area Awas. Selain pemaparan area yang ada tersebut dijelaskan pula jalur evakuasi yang aman serta area-area perlindungan Tsunami, dan juga perangkat-perangkat peringatan yang sudah dan akan dipasang.

Selain pemaparan hasil pemetaan wilayah yang diselenggarakan tersebut, juga dibahas tentang rencana pelatihan fasilitator penyebarluasan informasi tsunami, dan dilanjutkan dengan rencana sosialisasi terhadap masyarakat wilayah rawan. Diharapkan dengan adanya sosialisasi nantinya, masyarakat tidak takut lagi menghadapi gempa dan tsunami tetapi masyarakat akan tanggap dengan bahaya yang mengancam mereka.

Dalam pelatihan ini, juga dibahas mengenai rekomendasi yang akan di bawa kedaerahnya masing-masing. Meskipun pelatihan ini belum selesai, karena akan ada rencana pelatihan selanjutnya, namun setiap kabupaten yang ada ini sudah mempunyai banyak rekomendasi-rekomendasi dan arah kebijakan dalam menyelamatkan masyarakatnya.

%d blogger menyukai ini: