PMI Bantu Karung Pasir dan Pembersihan Sumur

Ketua PMI Bantul HM. Wirmon Samawi, SE, MIBBantul, (8/12) Untuk mengantisipasi kembalinya luapan lahar dingin diberbagai sungai yang berhulu di Merapi dalam wilayah Kabupaten Bantul, Palang Merah Indonesia Kabupaten Bantul mendistribusikan 500 Pcs Karung Pasir. Pendistribusian ini dilakukan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan pada asesmen yang dilakukan sebelumnya, yaitu saat terjadi luapan sungai Code, Gajahwong, Winongo dan Oyo  pada hari senin (6/12). Relawan Palang Merah Indonesia bersama dengan warga sekitar, segera mengisi karung dengan pasir untuk dijadikan tanggul sementara penahan air. Diharapkan apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan debit air, sedikit banyak dapat teratasi. Dibeberapa wilayah di kabupaten Bantul dilaporkan, ketinggian air yang sempat masuk kerumah warga mencapai ketinggian 100 cm atau setinggi dada orang dewasa. Serta dilaporkan sejumlah jembatan mengalami kerusakan dan putus. Meskipun terjadi pengungsian, namun sifatnya hanya sementara dan warga yang mengungsi sudah kembali kerumahnya masing-masing.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah pembersihan Sumur-sumur warga yang terkena dampak luapan sungai, dengan melakukan pengurasan dengan menggunakan pompa air. Sebagian sumur yang di kuras atau penyedotan ini tidak dapat dipakai karena air cukup keruh dan bercampur pasir. Selasa (7/12) ketua PMI Kabupaten Bantul H. M. Wirmon Samawi, SE, MIB memberikan bantuan biskuit, mi instan, air mineral dan terpal serta peralatan kebersihan berupa skop pasir. “Diharapkan dengan adanya bantuan peralatan kebersihan dan paket makanan dapat meringankan beban serta dapat memperlancar dalam proses kebersihan lingkungan”, tuturnya.

Staf Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Bantul Setyo menjelaskan PMI Kabupaten Bantul telah membentuk Satuan Tugas (SATGAS) yang nantinya akan dapat merespon setiap laporan kedaruratan yang terkait dengan luapan sungai, efek banjir lahar dingin. SATGAS ini terdiri dari unsur KSR, TSR dan SIBAT serta mahasiswa, yang mana ketugasannya disesuaikan dengan keahliannya masing-masing. Direncanakan tim ini akan beroperasi dari tanggal 7 sampai dengan 10 Desember 2010 dan mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kesiapsiagaan perlu terus ditingkatkan dan tentunya tetap terjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait lainnya.(infokom PMI Bantul)

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Setyo Staf Penanggulangan bencana PMI Kabupaten Bantul.

%d blogger menyukai ini: