Mukernas PMI Ditutup dengan Daftar Target 2011

Mukernas PMI di Solo rampung lebih cepat, dari jadwal yang sudah dirancang. Pada Jumat malam (25/2/2011) sekitar pukul 23.20 WIB, telah ditutup secara resmi oleh Sekjen PMI Budi A. Adiputro, usai pembacaan beberapa simpulan Mukernas PMI tahun 2011 oleh Ketua Panitia Mukernas PMI, Dr. dr. Ulla Nuchrawaty Usman, MM.

Beberapa simpulan penting merupakan hasil dari diskusi dan sesi evaluasi program 2010 serta perencanaan strategi tahun 2011 yang dilaksanakan sepanjang Kamis hingga Jumat malam (24-25 Februari 2011).

Diantaranya disebutkan, tentang pengembangan usaha-usaha sosial dari PMI seperti Rumah Sakit, merupakan upaya untuk meningkatkan peran PMI dalam menghadapi kondisi darurat bencana dan membantu masyarakat rentan. Selain itu, akan dilakukan pembenahan Unit Donor Darah sebagai sebutan sehari-hari dari Unit Transfusi Darah Pusat (UTDP), telah ditopang dan dikukuhkannya Peraturan Pemerintah tentang Pelayanan Darah yang menyatakan bahwa Palang Merah Indonesia menjadi penyelenggara pelayanan darah di tanah air. Mukernas 2011 juga menugaskan Pengurus Pusat PMI untuk mensosialisasikan Peraturan Pemerintah tersebut.

Dalam menghadapi dan menjalankan tugas respon bencana, PMI membantu negara lain yang terkena bencana. Selain itu, PMI akan memberlakukan sistem pembagian zona daerah (zoning) dan setiap zona akan dilengkapi dengan peralatan sanitasi, logistik, dan kelengkapan transportasi dengan memperhatikan lokasi dan akses dengan daerah lain.

Sepanjang tahun 2010 melalui program Sejuta Sekop, PMI telah membagikan pacul dan sekop sebanyak 350 ribu untuk kebersihan lingkungan dan hal ini merupakan kegiatan kesiapsiagaan kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya bencana banjir dan bahaya demam berdarah.

Dalam rangka kemandiriannya, PMI akan segera membangun pabrik kantong darah yang sahamnya dimiliki PMI Pusat dan Daerah. Untuk pabrik plasma darah, PMI juga telah mengundang beberapa mitra kerja samanya. Terkait upaya mempererat jalinan kemitraan, PMI memberikan penghargaan (PMI Award) bagi siapa saja yang berprestasi, membantu PMI dalam tugas kemanusiaannya.

Dr. Ulla Nuchrawaty Usman selaku Ketua Panitia Mukernas juga menyampaikan, “Pengurus Pusat PMI telah dan akan ikut berpartisipasi dalam penanganan konflik dan masalah-masalah kebangsaan yang berdampak pada kemanusiaan. Disisi lain, terkait upaya peningkatan layanan donor darah di Indonesia, PMI akan meneruskan pembangunan gerai di mall dan perguruan tinggi, dan akan membagi satu unit mobil khusus layanan donor darah di setiap propinsi berdasarkan tingginya jumlah pendonor darah di setiap daerah.”

Mukernas 2011 juga menyatakan bahwa kedepan, untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat saat darurat dan membutuhkan bantuan, PMI akan segera membangun call centre dengan code 764. Tujuannya untuk memudahkan pelayanan kemanusiaan PMI kepada masyarakat.

Mukernas yang akan datang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Januari 2012 yang akan datang di daerah lain. Direkomendasikan secara tegas, agar pelaksanaan kegiatan tahun 2011 dilakukan secara merata diseluruh Indonesia. Hasil simpulan Mukernas 2011 menugaskan kepada para Pengurus Pusat PMI untuk lebih meningkatkan kerja sama internasional di segala bidang.

Pada Sabtu pagi hingga siang ini (26/2/2011), digelar pertemuan para kepala markas PMI seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Kepala Markas Pusat PMI Rapiuddin Hamarung. Pertemuan ini membahas turunan teknis pelaksanaan program dari seluruh strategi dan target yang telah disepakati bersama dalam Mukernas PMI tahun 2011.*


Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Kepala Biro Humas Markas Pusat PMI, Exkuwin Suharyanto, Hp. Hp. 0812 9658 624.

http://pmi.or.id/ina/news/?act=detail&p_id=680

Beberapa simpulan penting merupakan hasil dari diskusi dan sesi evaluasi program 2010 serta perencanaan strategi tahun 2011 yang dilaksanakan sepanjang Kamis hingga Jumat malam (24-25 Februari 2011).
%d blogger menyukai ini: